-->


Kepala Desa Liang Sola Apresiasi Kehadiran 13 Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus

Foto dari kiri ke kanan: Ricardus Jundu dan Adrianus Harsi

Infosaja.pikiRindu- Kehadiran mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng memberikan warna baru bagi desa Liang Sola terutama pada aspek literasi.

Kegiatan monitoring pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2022 Unika Santu Paulus Ruteng di desa Liang Sola dilakukan kunjungan oleh dosen pendamping lapangan (DPL) (Jumat, 12 Agustus 2022). Pelaksanaan monitoring ini dilaksanakan sebagai upaya memantau sejauh mana proses pelaksanaan KKN yang sudah dan sedang berjalan di desa.

Dari kegiatan monitoring yang dilakukan DPL diperoleh informasi bahwa berbagai program kegiatan yang direncanakan dan dilaksanakan mahasiswa KKN memberikan dampak yang baik. Program yang memberikan pengaruh yang besar yaitu kegiatan teras literasi.

Adrianus Harsi, kepala desa Liang Sola menginformasikan bahwa semua kegiatan yang diprogramkan mahasiswa sudah dilaksanakan dengan baik dan memberikan hasil yang baik. 

"Terutama program literasi yang dijalankan mahasiswa seperti taman baca, pendampingan anak PAUD,      pembuatan majalah dinding di sekolah dasar, pengenalan bahasa inggris bagi anak, latihan menari bagi anak, dan yang sementara dibuat adalah pembuatan lahan contoh untuk tanaman hortikultura," jelas Adrianus.

Pelaksanaan monitoring kegiatan KKN Unika Santu Paulus Ruteng

Dalam penjelasan lanjutan, Adrianus Harsi menjelaskan bahwa ada perubahan yang baik bagi anak-anak di desa Liang Sola seperti ada anak yang belum kenal huruf sudah bisa mengenal huruf, anak yang belum bisa menulis secara perlahan sudah bisa menggunakan alat tulis, anak-anak sudah mulai  diperkenalkan dengan bahasa inggris, dan juga ada peningkatan aktifitas di taman baca. 

"Kendala di desa berkaitan dengan taman baca seperti kekurangan buku, memang ada buku tetapi masih kurang, apalagi anak-anak pasti bosan membaca buku yang sama berulang-ulang kali karena tidak adanya buku-buku baru, taman baca tentunya masih membutuhkan buku untuk terus meningkatkan minat baca bagi anak," sambung Adrianus.

Selanjutnya, Adrianus memberikan apresiasi kepada 13 mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng karena kehadiran mereka memberikan pengaruh yang baik bagi desa. Harapannya kegiatan seperti KKN terus berlanjut untuk desa Liang Sola ke depannya dan tidak hanya pada tahun ini.

Baca juga: Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Gerakkan Program Teras Literasi

DPL KKN di desa Liang Sola, Ricardus Jundu, mengucapkan terima kasih kepada desa Liang Sola melalui kepala desa karena sudah menerima, menjaga, dan mendampingi mahasiswa KKN dari Unika Santu Paulus Ruteng.

Dalam diskusi dengan kepala desa dan beberapa staf desa menunjukkan bahwa desa masih membutuhkan perhatian dari berbagai pihak karena desa memiliki potensi yang besar sebagai penyokong daerah pariwisata seperti di Labuan Bajo. 

DPL KKN dan kepala desa saling berbagi pengalaman kepada para mahasiswa tentang bagaimana peran kaum terpelajar bagi pembangunan desa.

Baca juga: Unika Santu Paulus Ruteng Persiapkan Peran Mahasiswa Dalam Hidup Bersama Masyarakat

Kehadiran kaum terpelajar harus bisa memberi warna baru bagi desa untuk kemajuan desa. Di sela-sela perbincangan tentang KKN, DPL dan kepala desa juga berdiskusi tentang membangun usaha karena output sarjana harus bisa menciptakan lapangan pekerjaannya sendiri. Mahasiswa mulai dari sekarang harus bisa mencari peluang usaha agar bisa dijadikan ladang untuk bekerja setelah menyelesaikan kuliah. 

Sebagai contoh, daerah kita memiliki hasil seperti singkong tetapi kita lebih suka membeli kripik singkong yang dijual di mini market dari pada membuat kripik singkong sendiri untuk dikonsumsi dan dipasarkan. 

Ada banyak hasil kekayaan alam di tiga daerah Manggarai ini. Sekarang, bagaimana kita berpikir kreatif dan inovatif agar bisa memanfaatkan kekayaan alam itu secara bijak sehingga bisa memberikan manfaat bagi kehidupan kita.


@Red.pikiRindu

Related Posts

Favorit Pembaca




Copyright © pikiRindu. All rights reserved.
Privacy Policy | About | Kontak | Disclaimer | Redaksi