-->


Ricardus Jundu: Mahasiswa Harus Kreatif Membangun Usaha Kekinian Berbasis Digital

Foto Ricardus Jundu dengan latar gedung Unika Santu Paulus Ruteng

Kreatif.pikiRindu- Mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng dipersiapkan untuk menjadi generasi yang siap bekerja dan berwirausaha.

Persiapan menuju generasi produktif setelah selesai studi di perguruan tinggi dilakukan melalui bimbingan karir. Bimbingan karir ini dilakukan pada tanggal 19 - 20 Mei 2022 di aula GUT lantai 5 Unika Santu Paulus Ruteng.

Pada kesempatan itu, Ricardus Jundu, selaku pegiat usaha bisnis digital, menjadi salah satu pemateri. Ricardus Jundu membagi berbagai informasi terkait membangun usaha kekinian berbasis digital.

Mahasiswa harus dipersiapkan dari sekarang untuk membentuk karakter dan jiwa berwirausaha. Hal ini bertujuan agar kelak setelah lulus mereka semua tidak menjadi pengangguran. Mereka akan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

Membangun usaha membutuhkan konsep yang matang agar meminimalisir kerugian bagi yang baru memulai usaha, jelas Ricard.

Sambungnya, berbagai sektor seperti pertanian, kuliner, ekonomi kreatif, jasa, dan pendidikan harus membuka diri pada perubahan teknologi seperti sekarang ini, terutama memanfaatkan digital dalam mengembangkan usaha.

Siapa yang menguasai informasi dan teknologi maka dialah yang menguasai pasar dalam usaha, ujar Ricard.

Berbagai usaha dalam bisnis digital ada banyak, misalnya e-comerce, marketplace, blogger, youtuber, desainer dan masih banyak lagi.

Media sosial juga sekarang bisa menjadi tempat yang baik untuk melakukan promosi usaha. Facebook, instagram, dan tiktok menjadi ruang usaha dan promosi yang diminati.

Ricard Jundu, selaku pegiat usaha digital, memotivasi mahasiswa dengan menjelaskan berbagai usahanya seperti media literasi pikirindu.com yang menghasilkan uang dari adsense dan menjadi pasif income, JND desain sebagai usaha desain berbagai macam produk seperti pakaian, iklan, banner, undangan, dan lain sebagainya.

Selain itu, Ricard menjelaskan bahwa dia juga lagi mengembangkan usaha naiqu collection dan cemilan santuy.

Baginya, membangun usaha digital memang tidak mudah karena membutuhkan keterampilan, kemauan, keseriusan, keuletan, dan ketekatan yang kuat.

Kami membangun usaha dari nol, kami berusaha dengan susah payah agar terus bertahan karena tantangan selalu datang dan cara kami agar bisa terus bertahan dan berkembang yaitu dengan seringnya melakukan evaluasi mingguan, bulanan, dan tahunan agar mengetahui berbagai kekurangan, kelemahan dan kelebihan dari perjalanan usaha kami, jelas Ricard.

Mahasiswa harus mulai dari sekarang bisa memikirkan masa depan terutama berkaitan dengan pekerjaan setelah lulus. Mahasiswa harus kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif agar bisa berkembang dalam membangun usaha.

@red.pikiRindu

Related Posts

Favorit Pembaca




Copyright © pikiRindu. All rights reserved.
Privacy Policy | About | Kontak | Disclaimer | Redaksi