Ads Right Header

Buy template blogger

Puisi: Jendela Kalbu || Virgilius Bril Gratiano Parus

 
Foto penulis (Background bersumber dari pixabay.com)

Jendela Kalbu    

Oleh: Virgilius Bril Gratiano Parus
Seminari Pius XII Kisol


Bunyi jantung tak menggubrik hening jati diri

Kata hati berbisik penuh arti dalam iring diri yang tak kunjung memilih.

"Dia bisa dipercaya"ujar nadi penghantar pesan dari hati

Namun, di atas sana mata seakan punya firasat sendiri.

Mata tak mau mudah percaya hati.

Namun, pada saat mentari hampir bersembunyi, 

Mata akhirnya sadar diri dan percaya kata hati.

Semua tak tahu akibatnya.

Hari dilewati seperti nasi yang lancar meliuk masuk mengetuk lambung.

Semuanya berjalan lancar.

Sampai....

Yang tersembunyi mulai muncul

Yang tidur gegap terjaga

Yang diam jadi marah meronta - ronta.

Munafik.

Mata menyesal percaya hati 

Hati hanya bisa menangis setelah seluruh kisah usang yang ditampungnya jadi undangan cantik tuk hadirnya sebuah mata air.


Penulis: masuk nominasi 10 kontestan terbaik dalam Kontes Cipta Puisi (KCP) 2022

Previous article
Next article

Ads Atas Artikel

Ads Tengah Artikel 1

Ads Tengah Artikel 2

Ads Bawah Artikel